Rabu, 24 Desember 2014

Pancasila

Istilah Pancasila dalam kehidupan kenegaraan dikenalkan pertama kali oleh Ir.Soekarno dalam sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 1 Juni 1945. Pancasila merupakan dasar atau pondasi berdirinya suatu negara. Sebuah negara tidak mungkin berdiri tanpa adanya dasar negara. Pancasila sejak 18 Agustus 1945 ditetapkan sebagai dasar negara sebagaimana tertuang dalam alenia ke 4 UUD Negara Republik Indonesia "... maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang dasar negara Indonesia, yang berbentuk dalam suatu susunan negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada..."

Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan Penetapan tentang penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara. Walaupun status ketetapan MPR tersebut saat ini sudah masuk dalam kategori ketetapan MPR yang tidak perlu dilakukan tindakan hukum lebih lanjut, baik karena bersifat einmalig  (sekali), telah dicabut, maupun telah dilaksanakan.

Selain itu juga ditegaskan dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan perundang-undangan bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Penempatan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum adalah sesuai dengan pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pancasila ditempatkan sebagai dasar ideologi negara serta sekaligus dasar filosofis bangsa dan negara sehingga setiap materi muatan peraturan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.


Pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945 menyepakati dasar negara Republik Indonesia adalah Pancasila. Istilah Pancasila sendiri menurut Darji Darmodiharjo, SH (1995;3) sudah dikenal sejak zaman Majapahit pada abad ke XIV. yaitu terdapat dalam buku Nagarakertagama karangan Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. Istilah Pancasila dalam bahasa Sansekerta, asal kata Panca (lima) dan Sila (sendi,asas), berarti batu sendi yang lima, juga berati pelaksanaan kesusilaan yang lima (Pancasila Krama)

Isi Pancasila Krama :
a.  Dilarang melakukan kekerasan
b.  Dilarang mencuri
c.  Dilarang berjiwa dengki
d.  Dilarang berbohong
e.  Dilarang mabuk/ minum minuman keras




Jumat, 30 Mei 2014

Pengertian Wawancara

      Wawancara adalah kegiatan tanya jawab dengan seseorang yang perlu untuk di mintai keterangan.
Dalam kegiatan wawancara ada pewawancara, yaitu orang yang bertanya untuk mengetahui suatu informasi. Orang yang memberi informasi dalam wawancara disebut Narasumber.

Sebelum berwawancara, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, diantaranya :
1. Membuat daftar pertanyaan yangsesuai dengan tema wawancara
2. Menyiapkan buku catatan
3. Menyiapkan alat perekam

Tahap-tahap wawancara meliputi
1. Memperkenalkan diri
2. Menyampaikan pertanyaan yang telah disiapkan
3. Mencatat hal-hal pokok yang dikemukakan narasumber
4. Menyimpulkan ide pendapat narasumber
5. Menyampaikan terima kasih kepada narasumber

Hal yang perlu diperhatikan ketika mewawancarai seorang Narasumber sebagai berikut :
1. Narasumber sebaya dengan pewawancara.
   a. Situasinya santai,bisa diselingi humor.
   b. Bahasanya tidak terlalu baku.
   c. Banyak menggunakan kata-kata sapaan aku,kamu,dan kau
   d. Kalimatnya sederhana dan mudah di pahami.
2. Narasumber lebih tua daripada pewawancara
          Apabila mewawancarai orang yang lebih tua atau orang yang dihormati seperti pejabat,guru,kepala sekolah,tokoh masyarakat, pengusaha atau sebagainya tentu harus menggunakan bahasa dan sikap yang baik dan santun.
  a. Situasinya agak formal
      Tempat duduk diatur sedemikian rupa,sikap duduk tidak bisa seenaknya.
  b. Bahasa yang di gunakan baku
      Bahasanya singkat dan jelas
 c. Menggunakan kata sapaan bapak,ibu,kakek, dll.
d. Pertanyaan singkat  



Senin, 07 April 2014

Hukum Archimedes

Hukum Archimedes berlaku untuk zat yang dinamakan fluida . Zat yang termasuk fluida adalah zat cair dan gas. 

"Benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sebanding dengan berat zat cair yang dipindahkan"

Penerapan hukum Archimedes dalam kehidupan sehari-hari antara lain sebagai berikut :D

  1. Hidrometer, yaitu alat untuk mengukur massa jenis relatif zat cair terhadap air 
  2. Jembatan ponton,yakni jembatan yang menggunakan drum-drum kosong berisi udara
  3. Kapal Laut dan Kapal selam 
  4. Galangan kapal, yakni alat untuk mengangkat kapal laut ke permukaan air 
  5. Balon udara 

Rabu, 19 Maret 2014

Pengukuran

A. Pengukuran 
   
    Pengukuran adalah proses mengukur suatu besaran,dimensi,atau kapasitas suatu benda/objek yang menggunakan alat ukur standar. Ada 2 macam pengukuran yaitu :

  1. Pengukuran Kualitatif, dengan tata hasil disajikan bukan dalam bentuk bilangan.
      Contoh : Luas Pulau Jawa lebih kecil daripada luas Pulau Kalimantan.

  2. Pengukuran Kuantitatif, dengan data hasil disajikan dengan bentuk bilangan.
      Contoh : tinggi Menara petronas 452 m.

B. Besaran 

  Besaran adalah suatu kuantitas yang dapat diukur/dihitung, yang dinyatakan dengan angka/nilai dan memiliki satuan. Ada dua macam besaran, yaitu :
  1. Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya didenifisikan terlebih dahulu dan tidak dapat diturunkan dari besaran lain. Ada tujuh besaran pokok dalam fisika. sbg berikut :

  2. Besaran Turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari satuan-satuan besaran pokok. Beberapa contoh besaran turunan sebagai berikut.
 C. Satuan
    Satuan adalah suatu jumlah tertentu dari kuantitas fisis yang didefinisikan dari hasil kenvensi para ilmuwan dan digunakan sebagai standar dalam pengkuran. Dalam fisika, terdapat dua macam satuan yaitu :
   - Satuan Baku ( satuan yang diakui secara internasional ). Contohnya : Kilogram,meter,dan detiik
   - Satuan Tidak Baku (satuan yang tidak diakui secara internasional atau hanya berlaku di satu tempat                              
      tertentu). Contohnya : jengkal dan hasta
D. Satuan Internasional ( SI )
     Satuan Internasional merupakan sistem satuan baku yang telah disepakati penggunaannya secara Internasional. Beberapa kelebihan satuan internasional adalah :
    1. Praktis karena SI berdasarkan sistem desimal
    2. Setiap besaran pokok hanya mempunyai satu satuan pokok
    3. Mudah diubah ke bentuk satuan lain
    4. Dapat dengan mudah diketahui besaran pokok asalnya
 





 






Selasa, 11 Maret 2014

A. Klasifikasi Makhluk Hidup 

1. Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup
     Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri yang dimilikinya. Ilmu yang     mempelajari tentang klasifikas makhluk hidup disebut Taksonomi.

2. Tujuan dan Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup
     - Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki
     - Mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup lain
     - Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup

3. Manfaat Klasifikasi Makhluk hidup
    - Memudahkan kita dalam mempelajari maklhuk hidup yang sangat beraneka ragam
    - Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup satu dengan yang lain